Penulis : Minarsih, S.Kep.Ns (Perawat RS PKU Bantul)
Ramadan adalah bulan penuh berkah yang dinantikan semua umat Islam, termasuk para lansia. Namun, seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami perubahan yang bisa mempengaruhi kemampuan berpuasa, seperti metabolisme yang lebih lambat, risiko dehidrasi yang lebih tinggi, serta daya tahan tubuh yang menurun.
Dalam Q.S. An-Nahl ayat 70, Allah SWT berfirman:
“Dan Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia sangat tua sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Kuasa.”
Ayat ini mengingatkan bahwa seiring bertambahnya usia, manusia bisa mengalami kelemahan fisik dan kognitif. Oleh karena itu, penting bagi lansia yang ingin berpuasa untuk memperhatikan kondisi kesehatannya.
Bolehkah Lansia Berpuasa?
Islam memberikan keringanan bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa karena alasan kesehatan. Namun, jika lansia masih merasa kuat dan ingin berpuasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap sehat dan bugar.
✅ Konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berpuasa, terutama jika memiliki penyakit kronis.
✅ Sesuaikan jadwal minum obat agar tidak mengganggu puasa.
✅ Perhatikan tanda-tanda tubuh, seperti pusing, lemas berlebihan, atau dehidrasi. Jika muncul, sebaiknya segera berbuka.
5 Tips Sehat Puasa untuk Lansia
1️⃣ Pastikan Kondisi Kesehatan Aman
Lansia yang memiliki penyakit seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Jika harus minum obat, tanyakan jadwal yang sesuai agar tetap aman berpuasa.
2️⃣ Jangan Lewatkan Sahur!
Sahur penting untuk menjaga energi sepanjang hari.
Pilih menu yang bergizi, seperti:
✅ Nasi merah, oatmeal, atau roti gandum (sumber karbohidrat kompleks).
✅ Ikan, telur, atau daging tanpa lemak (sumber protein).
✅ Sayur & buah kaya serat (kurma, pisang, alpukat).
Minum cukup air putih, hindari teh/kopi berlebihan agar tidak dehidrasi.
3️⃣ Pilih Makanan Berbuka yang Sehat
Kurma & pisang baik untuk berbuka karena mengandung gula alami, kalium, dan magnesium.
Hindari makanan berminyak & manis berlebihan, karena bisa memperlambat metabolisme dan mempengaruhi kadar gula darah.
Jangan langsung makan besar, mulai dengan makanan ringan sebelum makan utama.
4️⃣ Dengarkan Tubuh & Jangan Memaksakan Diri
Jika merasa sangat lemas, pusing, atau dehidrasi, sebaiknya batalkan puasa.
Ibadah bisa dilakukan dalam posisi duduk jika merasa lebih nyaman.
5️⃣ Istirahat Cukup & Tetap Aktif
Tidur 7-8 jam per hari agar tubuh tetap bugar.
Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki setelah berbuka untuk menjaga kebugaran.
Tetap Sehat, Tetap Berkah!
Puasa adalah ibadah yang membawa banyak manfaat, tetapi kesehatan tetap harus diutamakan. Jika Anda atau orang tua di rumah ingin memastikan kesehatan selama Ramadan, kunjungi Klinik Geriatri RS PKU Bantul.
📅 Jadwal Klinik: Setiap Selasa
📞 Daftar sekarang: 08123 638 678
Mari jalani puasa dengan sehat dan nyaman!
