Artikel Kesehatan

HARI PENGLIHATAN SEDUNIA 2026: SAYANGI MATA ANDA

Mata membantu kita menikmati banyak hal berharga dalam hidup. Kita bisa melihat senyum keluarga, membaca buku, bekerja, dan mengenali wajah orang tersayang. Namun, kesibukan sehari-hari sering membuat kita lupa menjaga kesehatan mata.

Sebagian orang baru memeriksakan mata ketika penglihatan mulai kabur. Padahal, beberapa gangguan mata dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Jika kita mengabaikannya, kondisi tersebut bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup.

Melalui Hari Penglihatan Sedunia 2026, kita diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata. Kampanye Love Your Eyes atau cintai matamu mengingatkan kita bahwa menjaga penglihatan merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Mengenal Hari Penglihatan Sedunia 2026

Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day merupakan peringatan global yang mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata. Pada tahun 2026, peringatan ini jatuh pada Kamis, 8 Oktober.

Kampanye Love Your Eyes mengajak setiap orang untuk lebih memperhatikan kesehatan penglihatannya. Pesan Every Story Counts juga menekankan bahwa setiap pengalaman tentang penglihatan memiliki arti.

Penglihatan yang baik membantu kita menjalani berbagai aktivitas secara mandiri. Sebaliknya, gangguan penglihatan dapat memengaruhi kegiatan belajar, pekerjaan, mobilitas, dan interaksi dengan keluarga.

Karena itu, menjaga mata tidak seharusnya menunggu sampai muncul keluhan. Kita dapat memulainya dengan kebiasaan sederhana, mengenali tanda gangguan mata, dan melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan.

Anda dapat membaca informasi kampanye kesehatan mata melalui situs resmi International Agency for the Prevention of Blindness.

Kenali Gangguan Mata yang Sering Terjadi

Gangguan penglihatan dapat dialami oleh anak-anak hingga lansia. Setiap kondisi memiliki penyebab dan penanganan yang berbeda. Berikut beberapa gangguan mata yang perlu kita kenali.

  1. Gangguan refraksi

Gangguan refraksi adalah kondisi ketika cahaya tidak terfokus dengan tepat pada retina, yaitu lapisan peka cahaya di bagian belakang mata. Akibatnya, penglihatan dapat terlihat kabur.

Contohnya meliputi rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme atau mata silinder. Kondisi ini dapat mengganggu kegiatan membaca, belajar, bekerja, maupun mengemudi.

Pemeriksaan mata membantu menentukan apakah seseorang membutuhkan kacamata atau penanganan lainnya.

  1. Katarak

Katarak terjadi ketika lensa alami di dalam mata menjadi keruh. Lensa berfungsi membantu memfokuskan cahaya agar kita dapat melihat dengan jelas.

Ketika katarak berkembang, penglihatan dapat terasa berkabut. Penderita juga bisa mengalami silau, kesulitan melihat pada malam hari, atau kesulitan mengenali warna.

Katarak sering berkaitan dengan pertambahan usia. Namun, cedera mata, penyakit tertentu, dan faktor lainnya juga dapat meningkatkan risiko.

Jika penglihatan mulai mengganggu aktivitas, segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter mata. Dokter akan memeriksa tingkat keparahan katarak dan menentukan penanganan yang sesuai.

  1. Glaukoma

Glaukoma merupakan kelompok penyakit yang dapat merusak saraf optik, yaitu saraf yang membawa informasi penglihatan dari mata ke otak. Kerusakan ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

Pada tahap awal, glaukoma sering tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Karena itu, pemeriksaan mata penting, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko atau riwayat keluarga dengan glaukoma.

  1. Gangguan retina

Retina merupakan lapisan di bagian belakang mata yang menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal untuk otak. Gangguan pada bagian ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang melihat dengan jelas.

Beberapa penyakit retina berkaitan dengan diabetes, pertambahan usia, atau masalah kesehatan lainnya. Pemeriksaan dokter mata membantu mendeteksi gangguan dan menentukan penanganan yang diperlukan.

Cara Menjaga Kesehatan Mata Sehari-hari

Menjaga kesehatan mata tidak harus dimulai dengan langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana berikut dapat membantu menjaga kenyamanan mata dan mendukung kesehatan penglihatan.

  1. Batasi kelelahan saat menggunakan layar

Menatap ponsel atau komputer terlalu lama dapat membuat mata terasa lelah dan kering. Untuk mengurangi keluhan, cobalah aturan 20-20-20.

Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik. Atur juga pencahayaan ruangan dan jarak layar agar mata terasa lebih nyaman.

Selain itu, berkediplah secara teratur. Kebiasaan ini membantu menjaga permukaan mata tetap lembap.

  1. Konsumsi makanan bergizi

Pilih makanan yang beragam, seperti sayuran hijau, wortel, telur, ikan, dan buah-buahan. Pola makan seimbang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, termasuk nutrisi yang mendukung fungsi mata.

Namun, makanan bergizi tidak dapat menggantikan pemeriksaan atau pengobatan jika gangguan mata sudah terjadi.

  1. Lindungi mata dari cedera

Gunakan pelindung mata saat melakukan pekerjaan yang berisiko menimbulkan benturan atau paparan bahan kimia. Saat berada di luar ruangan, gunakan kacamata yang memiliki perlindungan terhadap sinar ultraviolet.

Hindari pula mengucek mata terlalu keras, terutama ketika tangan belum bersih. Jika mata terkena bahan kimia, segera lakukan pembilasan sesuai panduan pertolongan pertama dan cari bantuan medis.

  1. Periksa mata secara berkala

Jangan hanya mengandalkan kemampuan melihat dengan jelas sebagai tanda bahwa mata sehat. Beberapa penyakit mata dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal.

Jadwal pemeriksaan bergantung pada usia, keluhan, riwayat kesehatan, dan faktor risiko. Anak-anak, lansia, serta orang dengan diabetes mungkin membutuhkan pemeriksaan khusus sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Kapan Harus Memeriksakan Mata?

Perubahan penglihatan perlu mendapat perhatian, terutama jika keluhan terus berulang atau semakin mengganggu aktivitas.

Segera konsultasikan kondisi mata jika Anda mengalami penglihatan kabur, silau berlebihan, kesulitan melihat pada malam hari, atau perubahan ukuran kacamata yang sering.

Jangan menunda pertolongan medis jika penglihatan tiba-tiba menurun drastis atau hilang. Begitu pula jika muncul banyak bintik melayang secara mendadak, kilatan cahaya, atau bayangan seperti tirai yang menutupi pandangan. Gejala tersebut dapat menandakan kondisi serius yang membutuhkan penanganan segera.

Pemeriksaan sejak dini membantu dokter menemukan penyebab keluhan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Informasi tambahan mengenai gangguan penglihatan dapat Anda baca melalui situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Operasi Katarak dengan Metode Fakoemulsifikasi

Katarak yang sudah mengganggu aktivitas dapat memerlukan tindakan operasi. Salah satu metode yang digunakan dokter untuk menangani katarak adalah fakoemulsifikasi.

Fakoemulsifikasi merupakan prosedur operasi yang menggunakan energi ultrasonik atau getaran berfrekuensi tinggi untuk memecah lensa mata yang keruh. Dokter kemudian mengangkat pecahan lensa tersebut melalui sayatan kecil.

Setelah lensa keruh diangkat, dokter biasanya memasang lensa buatan di dalam mata. Lensa ini membantu memfokuskan cahaya agar penglihatan menjadi lebih baik.

Sebelum menyarankan operasi, dokter mata akan memeriksa kondisi mata dan menilai kebutuhan pasien. Dokter juga akan menjelaskan manfaat, risiko, persiapan, serta perawatan setelah tindakan.

Operasi katarak bertujuan memperbaiki gangguan penglihatan akibat lensa yang keruh. Namun, hasilnya dapat berbeda pada setiap pasien, terutama jika terdapat penyakit mata lain yang memengaruhi penglihatan.

Karena itu, jangan menentukan sendiri apakah Anda membutuhkan operasi. Konsultasikan keluhan kepada dokter mata agar mendapatkan pemeriksaan dan rekomendasi yang sesuai.

Sayangi Mata untuk Menikmati Momen Berharga

Hari Penglihatan Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa penglihatan memiliki peran besar dalam kehidupan. Mata membantu kita belajar, bekerja, mengenali wajah, dan menikmati kebersamaan dengan orang-orang tersayang.

Mulailah menjaga kesehatan mata melalui kebiasaan sederhana. Berikan waktu istirahat saat menggunakan layar, konsumsi makanan bergizi, lindungi mata dari cedera, dan jangan abaikan perubahan penglihatan.

Jika Anda atau keluarga mengalami gangguan penglihatan, RSU PKU Muhammadiyah Bantul menyediakan layanan Klinik Mata untuk pemeriksaan dan penanganan gangguan mata, termasuk evaluasi katarak serta operasi katarak dengan metode fakoemulsifikasi sesuai indikasi medis.

Konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter mata untuk mengetahui penyebab keluhan dan pilihan penanganan yang sesuai.

Untuk informasi jadwal dan pendaftaran layanan, hubungi WhatsApp RSU PKU Muhammadiyah Bantul di 08123 638 678.

Sayangi mata Anda hari ini, agar tetap dapat menikmati berbagai momen berharga bersama orang-orang tersayang.

Bagikan