Artikel Kesehatan

Ayo Bertindak : Cegah Resistensi Antibiotik

Penulis : Apt. Azizah Nur Mahmudah, S.Farm (Tim Pelaksana Program Pengendalian Resistensi Antimikroba RS PKU Bantul)

 

Antibiotik adalah kelompok obat yang digunakan khusus untuk mengobati dan mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini tidak efektif untuk mengobati infeksi yang disebabkan karena virus (seperti flu atau pilek) atau jamur. Antibiotik bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan atau membunuh sel bakteri sehingga infeksi bisa teratasi. Antibiotik telah menjadi pilar utama dalam dunia kedokteran modern. Sejak ditemukan, antibiotik membantu mengatasi berbagai infeksi bakteri yang dahulu mematikan. Namun ancaman muncul ketika antibiotik digunakan tidak sesuai dengan semestinya yaitu terjadinya resistensi antibiotik.

Apa Itu Resistensi Antibiotik?

Resistensi antibiotik merupakan suatu kondisi di mana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga antibiotik tersebut tidak lagi efektif dalam membunuh bakteri. Hal ini menyebabkan perawatan yang lebih lama di rumah sakit, biaya pengobatan yang meningkat, bahkan kematian.

Temuan di lapangan 1,27 juta kematian tiap tahun karena resistensi antibiotik, berikutnya 4,9 juta kematian tiap tahun karena berkaitan resistensi antibiotik, selain itu 1 dari 5 kematian anak terjadi karena infeksi yang seharusnya bisa diobati.

Bagaimana Resistensi Antibiotik Bisa Terjadi?

Diantaranya bakteri dapat mengalami mutasi yang mengubah target antibiotik dengan cara membuatnya tidak lagi bekerja, bakteri juga dapat mewarisi gen resistensi dari bakteri lain sehingga memungkinkan mereka memecah dan menghancurkan antibiotik serta penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Beberapa contoh penggunaan antibiotik yang tidak sesuai yaitu pemberian antibiotik dengan penyakit yang disebabkan oleh virus, penghentian antibiotik sebelum waktunya, dosis obat tidak sesuai serta penggunaan antibiotik di lingkungan peternakan dan pertanian.

Kapan Antibiotik Harus Diberikan?

Oleh karena itu kapan sebaiknya antibiotik diberikan? Yaitu saat ada indikasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti TB, disentri, infeksi saluran kemih, gonore maupun ketika profilaksis/pencegahan infeksi sebelum dilakukan tindakan operasi. Selain itu ketika sudah memulai pengobatan, antibiotik tersebut harus dihabiskan sampai tuntas sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter meskipun gejala sudah membaik atau hilang. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua bakteri penyebab infeksi mati sepenuhnya dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik.

Bagaimana Kita Bisa Mencegah Resistensi Antibiotik?

Kita dapat berperan dalam melakukan pengendalian resistensi antimikroba dengan cara mendukung kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menggunakan antibiotik secara BIJAK yaitu :

  1. Beli antibiotik hanya dengan resep dokter
  2. Ikuti petunjuk penggunaan antibiotik dari dokter
  3. Jeli dan bertanya kepada dokter apakah ada obat antibiotik dari resep yang telah diberikan
  4. Awasi penggunaan antibiotik di rumah
  5. Konsultasikan ke dokter jika sakit lebih dari 3 (tiga) hari

Cara Membuang Sisa Antibiotik dengan Benar

Apabila antibiotik yang sudah dikonsumsi masih terdapat sisa obat, sebaiknya tidak membuangnya sembarangan karena sering kita jumpai masyarakat membuang antibiotik sisa secara langsung ke tempat sampah. Bagaimana cara membuang sisa obat antibiotik dengan benar?

Berikut adalah tips membuang sisa antibiotik dengan benar diantaranya untuk antibiotik dalam bentuk tablet/kapsul dapat dihancurkan terlebih dahulu lalu mencampurnya dengan tanah atau bahan lain yang tidak diinginkan dalam wadah tertutup sebelum dibuang ke tempat sampah. Untuk antibiotik cair (sirup) cara yang dilakukan encerkan dengan air, campur dengan tanah atau pasir, masukkan ke plastik, lalu buang ke tempat sampah. Penting juga untuk melepaskan label obat dan menghancurkan kemasan untuk mencegah penyalahgunaan.

Butuh Informasi Tentang Obat atau Antibiotik?

Untuk informasi lebih lanjut mengenai obat, konsultasi terkait penggunaan antibiotik, atau layanan farmasi lainnya, silakan hubungi Instalasi Farmasi RS PKU Bantul di:

📞 0822 5515 3603

Bagikan